Kamis, 28 Maret 2013

Info Barcode LJK UN


Selamat siang sobat SSB, yuk bahas sedikit tentang UN. Informasi ini saya dapatkan dari guru saya sendiri. Mungkin kalian juga membutuhkannya.

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun ini akan sedikit berbeda dengan tahun lalu (katanya sih), LJK UN tahun ini akan menggunakan sistem barcode. Jadi, naskah soal dan lembar jawaban ujian merupakan satu kesatuan, peserta UN tidak perlu lagi menulis kode soal dalam lembar jawaban komputer karena sudah ada barcodenya. Dengan adanya sistem barcode membuat peserta perlu mengikuti tahapan kerja sebelum mulai mengerjakan soal.  Peserta UN harus memastikan bahwa ia menjawab pada LJUN yang benar, agar tidak mendapat nilai yang jelek, sehingga saat discan, komputer tidak keliru membaca. Ya kurang lebih begitu kata wali kelas tercinta saya XD.

Saya sendiri juga tidak tahu mengapa tahun ini diadakan siste barcode, menurut ane sih biar gregetttt.... XD
Dan guru saya juga memberikan tahapan kerja. Dan akan saya share sekalian. XD

Tahapan kerja ini sebenarnya telah tercantum dalam Prosedur Operasi Standar (POS) Ujian Nasional Tahun 2013. Tahapan dan langkah kerja bagi peserta sebelum memulai ujian nasional adalah sebagai berikut :
  1. Peserta harus memastikan bahwa antara naskah soal dan LJUN masih bersatu. Kalau sudah dalam keadaan terpisah, peserta wajib melaporkannya kepada pengawas dan meminta ganti. Jangan sampai ambil risiko, tetap mengambil naskah soal dan LJUN yang sudah terpisah itu. Harus diganti dengan yang masih dalam kondisi bersatu. Nah jadi jika sudah terpisah bisa saja itu LJKUN untuk paket yang lain jadi harus yang masih bersatu dengan soal.
  2. Pastikan pula bahwa naskah soal dan LJUN tidak dalam kondisi rusak. Peserta perlu memperhatikan satu per satu lembar pada naskah soal dan memastikan bahwa tidak ada satupun soal yang rusak atau tidak terbaca. Mengapa tahapan ini penting, karena jika peserta menemukan soal yang rusak di tengah-tengah proses pengerjaan soal, peserta harus meminta NASKAH SOAL dan LJUN yang baru. Itu artinya, peserta harus menjawab dari nomor satu lagi XD.  Padahal mungkin dia sudah mengerjakan hingga nomor 20 dan menemukan soal yang rusak pada nomor 21. Jadi, pastikan betul bahwa naskah soal dan LJUN dalam keadaan baik. Kalian tidak boleh mulai mengerjakan soal, sebelum melakukan urutan kerja ini.
  3. Begitu peserta telah memastikan bahwa naskah soal dan LJUN dalam keadaan masih bersatu dan tidak rusak, ia wajib menuliskan identitas di naskah soal dan LJUN. Setelah diisi, peserta diperbolehkan melepaskan LJUN dari naskah soal. Langkah ini penting untuk mengantisipasi tertukarnya naskah soal dengan LJUN.  Bisa jadi saat kalian sedang mengerjakan, ada angin besar dan menerbangkan naskah soal serta LJUN sehingga tertukar satu dengan yang lain XD. Tetapi kalau sudah ada nama di naskah soal dan LJUN pasti tidak akan tertukar :D.
Untuk itu, BSNP juga mengimbau kepada seluruh peserta, termasuk pengawas dan kepala dinas setempat mengikuti tahapan kerja ini dan menyosialisasikan dengan baik, sehingga tidak ada peserta yang dirugikan. Sosialisasi mengenai hal ini sudah harus lakukan dan agar POS UN dibaca dengan baik. Demikian informasi mengenai UN yang saya dapat dari guru tercinta saya XD.

Semoga Bermanfaat ^_^
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

Tidak ada komentar